Dak Konvensional.VS Floordeck

Bekisting Beton

Bekisting Beton

atau
Floordeck

Floordeck

Dikarenakan semakin mahal dan semakin sempitnya lahan yang ada, terutama di daerah perkotaan, maka tidak dapat dipungkiri akan mendorong para pengembang atau pemilik untuk membuat bangunan yang bertingkat demi memenuhi kebutuhan penambahan ruang.

Saat ini semakin banyak alternatif bahan maupun sistem pembuatan untuk lantai dak, oleh karena itu pertimbangan kebutuhan maupun aspek biaya menjadi tolok ukur untuk memilih bahan dan sistem pembuatan lantai dak.

Read more ...

Pilih Baja Atau Beton?

balok-baja

Balok Baja

 atau

balok-beton

Balok Beton

Pada awal peradaban manusia, bahan bangunan berasal dari material alam asli tanpa melalui proses pengolahan yang berarti. Dimana bahan alam seperti kayu, dedaunan, tanah, dan batu digunakan langsung sebagai bahan utama pembuatan bangunan.

Seiring dengan kemajuan teknologi dalam pengolahan material, saat ini diseluruh belahan dunia sangat banyak dijumpai gedung-gedung tinggi pencakar langit, sangat tinggi bagaikan akan melawan hukum alam gravitasi bahkan masing-masing negara berlomba-lomba membangun gedung yang paling tinggi untuk membuktikan kemajuan, kecerdasan prestise dan kekayaannya.

Read more ...

Besi Baja “Banci” (BJKU) VS “Full” (SNI)

Jakarta – Banyaknya peredaran penggunaan logam Baja Tulang Beton (BjTB) yang tidak berkualitas atau tidak memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) di pasar nasional sudah mengkhawatirkan. Pemakaian baja non SNI bukan pertama kali, bahkan pemakaian dan peredaran BjTB ini sudah terjadi selama puluhan tahun.

Menurut Panggah Susanto, Direktur Jenderal Basis Industri Manufaktur Kementerian Perindustrian menyatakan, BjTB non SNI yang selama ini dikenal dengan besi banci, telah beredar dan digunakan untuk berbagai perumahan dan ruko. Oleh karena itu Pemerintah akan segera mewajibkan Standar Nasional Indonesia (SNI) produk baja untuk keperluan umum atau masyarakat.

“Untuk mengatur standarisasi baja, harus menunggu keputusan dari World Trade Organization (WTO) PBB,” katanya di Jakarta, Selasa (23/8).

Panggah menyebut, pemberitahuan ke WTO sudah disampaikan dua pekan lalu melalui Badan Standardisasi Nasional (BSN) berdasarkan rekomendasi dari Kementerian Perindustrian. “Kalau nanti dari WTO sudah keluar, mungkin di akhir tahun, peraturan SNI untuk penggunaan baja bisa diterapkan,” ungkapnya

Sebenarnya, imbuh Panggah, pengaturan untuk penggunaan baja untuk keperluan umum sudah ada. Tetapi standar tersebut belum berjalan dengan baik, sehingga masih banyak penggunaan di masyarakat yang belum tahu jenis-jenisnya.

“Baja untuk keperluan umum ini sudah ada SNI-nya, tapi belum wajib. Nanti kita mau atur dan mewajibkan agar masyarakat bisa membedakan Baja Tulangan Beton dengan Baja untuk keperluan umum karena untuk saat ini keadaannya cenderung rancu,” jelas Panggah.

Read more ...